Diskusi di Kemendikbud, Yayasan INSPIRASI Beri 7 Kiat Sukses untuk Kepala Sekolah

JAKARTA, (PR).- Yayasan Inspirasi, yayasan nirlaba yang fokus pada ranah kepemimpinan menyebut bahwa kepala sekolah yang adaptif akan efektif meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di sekolah yang dia pimpin.

“Jadi, kepala sekolah yang adaptif itu mereka bisa menyesuaikan, mana yang harus mereka putuskan dan lakukan berdasarkan masalah,” kata Senior Program Manager Inspirasi, Cici Tri Wanita usai memberi pemaparan dalam diskusi di Kemendikbud, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

Diskusi publik tersebut bertajuk “Tantangan mengembangkan leadership kepala sekolah untuk atasi learning crisis di Indonesia”.

Cici mengatakan, selain perlunya kepala sekolah yang adaptif, ada enam hal lain yang ia tekankan untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan kepala sekolah. Dengan demikian, kepala sekolah mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

Setelah perlunya sikap adaptif sebagai tips pertama, kiat keduanya adalah kepala sekolah harus memberi dukungan kepada guru untuk belajar. Kepala sekolah, katanya, perlu mendukung guru untuk belajar seperti dengan menyediakan sumber belajar atau mengirim para guru mengikuti pelatihan atau belajar di sekolah lain.

Ketiga, kepala sekolah harus memiliki ekspektasi tentang apa saja yang mereka harapkan dari target-target yang ditetapkan. “Jadi sebenarnya mereka sudah punya visi gede, tetapi itu harus ada turunannya. Jadi harus ada implementasi dari apa yang ingin mereka lakukan,” kata Cici.

Kiat keempat, kepala sekolah juga perlu melakukan perencanaan, koordinasi, dan evaluasi terhadap pengajaran di kelas beserta kurikulumnya.

Tips kelima, kepala sekolah perlu mensinkronkan sumber daya sekolah dengan prioritas isu pembelajaran di kelas. Keenam, mendukung secara aktif pengembangan profesionalisme guru.

Kiat ketujuh, kepala sekolah juga perlu melakukan pengawasan terhadap program di luar kurikulum, dan dampaknya terhadap hasil pembelajaran.

“Jadi (kepala sekolah perlu) memantau pelaksanaan program itu berjalan atau tidak. Kalau berjalan, berjalannya gimana? Sudah sesuai tujuan atau belum? Kalau misalkan belum berarti perbaikannya seperti apa?,” katanya menerangkan.***

Artikel ini telah tayang di Pikiran Rakyat pada link https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-01324337/diskusi-di-kemendikbud-yayasan-inspirasi-beri-7-kiat-sukses-untuk-kepala-sekolah dengan Judul “Diskusi di Kemendikbud, Yayasan INSPIRASI Beri 7 Kiat Sukses untuk Kepala Sekolah”, ditulis oleh Tim Pikiran Rakyat.

Kepemimpinan Kepala Sekolah Perlu Diperkuat Guna Tingkatkan Mutu Sekolah


Kepemimpinan Kepala Sekolah mutlak diperlukan, karena tugas pokok seorang Kepala Sekolah tidak lagi merangkap guru, tetapi fokus sebagai Manajer Sekolah

Santi Ambarukmi, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud

Karawang (ANTARA) – Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Santi Ambarukmi menyatakan, kepemimpinan kepala sekolah perlu diperkuat agar mutu sekolah bisa meningkat.

“Kepemimpinan kepala sekolah mutlak diperlukan, karena tugas pokok seorang kepala sekolah tidak lagi merangkap guru, tetapi fokus sebagai manajer sekolah,” katanya disela peluncuran program
Inisiatif Kepemimpinan Pendidikan untuk Raih Prestasi (Inspirasi), di Kabupaten Karawang, Jabar, Kamis.

Dikatakannya, penguatan kepemimpinan kepala sekolah ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 6 tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

“Seorang kepala sekolah kini harus fokus sebagai seorang manajer sekolah yang bertugas meningkatkan mutu sekolah, sehingga siswa bisa belajar optimal. Kami berharap program ini dapat mengembangkan model-model pelatihan kepemimpinan inovatif lainnya. Termasuk penggunaan teknologi informasi dan kemitraan antar-kepala sekolah,” kata Santi.

Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditetapkan sebagai daerah rintisan implementasi program Inspirasi. Dimulai pada tahun ajaran 2019/2020, tahap pertama program ini akan berjalan selama 1,5 tahun dan ditujukan bagi 20 kepala sekolah dasar negeri dan 5 madrasah ibtidaiah.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana pada Kamis ini telah meresmikan program Inspirasi, didampingi perwakilan Kemendikbud, Kementerian Agama serta Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang Dadan Sugardan.

Direktur Eksekutif Inspirasi, Patrya Pratama, menyampaikan kalau program Inspirasi akan memberikan pelatihan berupa setidaknya 12 workshop serta diikuti kerja praktik dengan fasilitator pendamping.

Menurut dia, materi pelatihan berfokus pada keterampilan kepemimpinan yang diperlukan agar kepala sekolah dapat berfungsi lebih efektif.

“Program rintisan Inspirasi ini mengadaptasi praktik-praktik dari program-program di beberapa negara lain untuk menyasar kepemimpinan kepala sekolah yang tergabung dalam jejaring Global School Leaders (GSL),” katanya.

Kepala sekolah, kata dia, akan dilatih untuk mampu menyelesaikan problem yang dihadapi secara mandiri dengan berbasis data serta sesuai dengan kondisi dan kemampuannya masing-masing.

Sementara itu, lahirnya program Inspirasi tidak terlepas dari inisiatif dan dukungan mitra kerja atau donor yang terdiri dari Tanoto Foundation, Global School Leaders (GSL), Resinda Hotel Karawang, PT Bukit Muria Jaya (BMJ), Triputra Agro Persada, dan Asia Philanthropy Circle (APC).

Sementara itu Global CEO Tanoto Foundation Satrijo Tanudjojo, mengatakan kalau upaya peningkatan kepemimpinan kepala sekolah melalui program Inspirasi merupakan salah satu area yang memiliki peluang besar untuk para pegiat filantropi agar dapat memicu dampak yang besar di Indonesia.

“Selain filantropi, kami percaya bahwa keterlibatan pemerintah sangat penting untuk keberhasilan inisiatif ini,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Megapolitan.AntaraNews.com dengan judul “Kepemimpinan Kepala Sekolah perlu Diperkuat Guna Tingkatkan Mutu Sekolah” ditulis oleh M. Ali Khumaini di link https://megapolitan.antaranews.com/berita/64636/kepemimpinan-kepala-sekolah-perlu-diperkuat-guna-tingkatkan-mutu-sekolah